Musik: Jiwa dan Rasa

binaural2bbeats2b1Dalam kesehariannya, manusia tidak dapat dipisahkan dengan musik. Mulai dari pelajar hingga orang dewasa pun banyak yang memiliki ketergantungan akan musik. Berbicara tentang musik, kali ini kami akan mencoba membawa sudut pandang baru dalam melihat musik.

Pada dasarnya musik itu sendiri adalah kumpulan dari nada-nada dan instrumen yang dibungkus sedemikian rupa sehingga terdengar indah. Seringkali kita kurang menyadari bahwa musik bukan hanya tentang lirik, tapi juga mengenai rasa yang punya dampak untuk jiwa. Karena tanpa lirik pun sebenarnya musik juga menyampaikan pesannya sendiri yang dapat merubah mood seseorang dalam waktu yang singkat.

Semakin kita mendalami musik maka kita akan mengetahui bahwa musik itu tidak semudah dan sesederhana yang dipikirkan, bukan hanya mengenai teknik, skill dan sebagainya. Tapi juga mengenai rasa yang didapat dan kepuasan yang didapat setelah mendengarkan musik tersebut. Hingga nanti kita akan menemukan sisi kelam dari suatu pesan yg disampaikan musisi lewat musiknya. Seperti lukisan yg terlihat indah dari luar, padahal setelah kita mendapatkan maknanya mungkin kita akan merasa sedikit creepy.

Jadi tidak heran apabila kita banyak melihat musisi yang terlihat “gila” atau nyentrik, karena mereka memiliki tingkat delusi yang tinggi sehingga membuat kebanyakan dari mereka hidup dalam dunia mereka sendiri, sembari mengamati berbagai kejadian yang ada di sekitarnya untuk dijadikan materi lagu mereka.

THE MOST IMPORTANT THING ABOUT MUSIC IS THE SENSE OF ESCAPE

(RMS | Photo : http://3.bp.blogspot.com )

Advertisements

“Woodstock 1969” konser yang merubah sejarah musik rock

johnseb

Festival Woodstock (Woodstock music and art ) adalah sebuah acara musik yang digelar untuk memberi sarana untuk para musisi yang ingin menghubur masyarakat dan memberi tempat untuk para pencinta musik dimana mereka akan disuguhkan dengan berbagai band dengan aliran musik yang berbeda – beda.

Festival Woodstock ini bermula pada tahun 1969 yang digelar di peternakan Max Yasgur seluas 240 hektar yang digelar pada 15 sampai 19 Agustus 1969, dimana pada zaman itu sekitar tahun 1960-an sampai 1970 awal adalah zaman hippie. Sejumlah 32 musisi mengiringi para kaum hippie di peternakan Max Yasgur yang terus menari dari pagi hingga malam.

Acara woodstock ini juga masuk kedalam Daftar 50 Peristiwa yang Mengubah Sejarah Rock and Roll versi majalah Rollingstone. Dalam festival tersebut menjadi salah satu acara yang brutal karna saking ramainya penonton disana pemerintah pun tidak bisa mengkontrol para kaum hippie yang datang kesana. Seks, narkoba dan minuman keras menjadi hal yang biasa di acara yang diadakan selama 5 hari tersebut.

Hal yang bodoh untuk seorang pecinta musik Rock jika mereka tidak pernah mendengan festival Woodstock ini. 32 musisi lagendaris mengiringi para kaum hippie yang tidak berhenti berdansa bahkan dengan cuaca yang tidak menentu pada saat itu. Saking “gila” nya event ini pun didokumentasikan dalam film berjudul Taking Woodstock 2009 dan banyak musisi yang membuat lagu mengenai Festifal Woodstock 1969 ini.

(AKP ¦ Sumber : http://indonesiashow.biz/woodstock-1969-acara-yang-mengubah-sejarah-musik-rock/)